Tampilkan postingan dengan label KNPB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KNPB. Tampilkan semua postingan

KNPB Numbay Buka Petisi Dukung #BackTheSwim #LetWestPapuaVote

Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Wilayah Numbay, Secara Resmi Buka tanda tangan petisi Manual  untuk mendukung #BackTheSwim #LetWestPapuaVote.

KNPB buka penandatanganan petisi manual secara resmi terhitung dari tanggal yang diumumkan yaitu 5 Maret sampai dengan 5 juni 2017, tempat penandatanganan dipusatkan Kantor Kesekretariat KNPB wilayah Numbay.

Kami perlu tegaskan bahwa Rakyat West Papua dan Masyarakat Internasional yang ada di teritori West Papua khususnya ditanah Tabi silakan datang tanpa paksaan oleh siapapun untuk memberikan dukungan tanda tangan guna mendukung REFERENDUM bagi West Papua. 

Dengan iklas dan nurani datang memberikan dukungan tanda tangan Manual disekretariatan KNPB Wilayah Numbay.


Tanda tangan dukungan petisi manual akan dipertanggungjawabkan secara Resmi Oleh PARLEMEN NASIONAL WEST PAPUA [PNWP] Juga sebagai Dewan Komite ULMWP.

PNWP akan bertanggung tanggung jawab dan akan lanjutkan kepada exekutif ULMWP, IPWP & ILWP serta Kepada pihak -pihak terkait lainnya.

Atas Perhatian dan Kerja samanya kami sampaikan berlimpah terima kasih.

Numbay-West Papua, 05 Maret 2017

Badan Pengurus
KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT [KNPB] wilayah NUMBAY.
CALVIN WENDA. (ketua)
REGINA WENDA. (sekretaris)

KNPB : Terima Kasih Kepada 7 Negara Pasifik

KNPB : Menyampaikan Terima Kasih Kepada 7 Negara Pasifik

Komite Nasional Papua Barat KNPB sebagai media nasional rakyat Papua menyampaikan terima kasi kepada 7 negara pasifik yang mengangkat isu pelanggaran HAM dalam sidang dewan HAM PBB pada tanggal 2 Maret 2017 di Swiss Jenewa.

Ibadah syukuran yang diselenggarakan di halaman sekertariat KNPB pusat vietnam itu mulai pukul 10.00 WPB hingga berakhir pada pukul 14.30 WPB barat yang dihadiris seluruh Pimpinan teras KNPB pusat KNPB numbay, KNPB sentani dan seluruh anggota KNPB beserta ketua umum KNPB konsulat Indonesia tenga.

Ibadah dukungan tersebut dipimpin oleh Pdt Leo Mimin S.Th , Pdt Leo dalam gotbah yang dikutif dalam perjanjian lama ( keluaran Pasal 20.1-2) itu mengatakan kebenaran harus diperjuagkan karena tuhan ada di pihak orang benar.

Dalam ibadah Ketua I KNPB pusat Agus Kosay dalam Ibadah syukuran sekaligus mendukung 7 negara Pasifik yang terkabung dalam Koalisi pasifik untuk West Papua yang ke dua kalinya mengangkat masalah papua di forum resmi UN.

 Agus Kosay dalam sambutanya mengatakan kami rakyat Papua Barat mendukung penuh dan menyampaikan terima kasih kepada tuju negara pasifik dan juga NGO yang terus mendukung dan menyuarahkan pemusnahan ras melanesia di Papua Barat sejak 61 sampai sekarang.

Agus berpesan kepada Dewan HAM PBB tidak menutup mata tentang situasi HAM di Papua barat dan segera keluarkan resolusi di dewan HAM PBB agar hak pentuan bagai rakyat Papua memalui referendum terjadi di Papua barat untuk mengahiri genosida di Papua Barat.
Sebab menurut ketua satu KNPB pusat, Pelanggaran HAM di papua itu terjadi karena akar persoalanya adalah tuntutan papua merdeka oleh sebab itu PBB segera memberikan opsi referendum bagi Papua barat untuk memperbaiki keselahan masa lalu.

Terkait jawab indonesia di sidang HAM PBB mengijinkan pelopor khusus PBB masuk ke Papua, Agus Kossay berharap agar pelopor khusus PBB yang dijinkan ke indonesia tersebut benar-benar indefenden dan indonesia mengijinkan mereka sampai ke papua agar secara indpenden menyelidiki semua kasus pelanggaran HAM di Papua sejak 60an sampai sekarang.

Menurut Agus, pelanggaran HAM di Papua itu bukan hanya pembunuhan manusia tetapi juga pelanggaran di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan pembagunan dan juga pelanggaran terhadak Hak Politik tegas agus Kosay.

Untuk mengakhiri sambutanya Agus mengajak semua aktivis KNPB tetap fokus dengan agenda referndum dan tetap mepertahankan gerakan perlawanan hingga terjadi referndum di Papua Barat .oleh karena itu kami mendukung penuh apa ayang dilakukan oleh koalisi pasifik untuk west papua agar hak penentuan nasib sendiri bisa terjadi di Papua Barat.

Dari pantauan KNPBNews, ibadah yang dihadiri ratusan orang tersebut terlihat spanduk yang bertuliskan kami KNPB bersama rakyat papua menyampaikan terimakasih kepada 7 negara pasifik.

Sumber: KNPBnews | Nesta
KNPB : Otak KKB di Papua Adalah Aparat TNI/Polri

KNPB : Otak KKB di Papua Adalah Aparat TNI/Polri

Jayapura, Jubi – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai, aktor utama berbagai kasus penembakan yang selama ini tejadi di Papua adalah aparat militer Indonesia, yaitu TNI dan Polri.

Logo KNPB (ist)“Kami melihat yang selama ini menjadi pengacau di tanah Papua adalah justru TNI/Polri. Memang benar bahwa yang melakukan penembakan itu para gerilyawan di hutan dengan senjata rampasan yang mereka miliki dari hasil rampasan,” kata Juru bicara KNPB, Bazoka Logo, Minggu (8/2/2015).

Menurutnya, yang menjadi indikator itu bukan menvonis orangnya. Tetapi, yang harus dilihat itu siapa yang mensuplai amunisi untuk para gerilyawan. Apakah di Papua ada tempat pabrik amunis? Apakah di Papua adan tempat pabrik senjata?
“Jadi semua persoalan penembakan yang selama ini terjadi di tanah Papua adalah TNI/Polri. Karena mereka yang menjual amunisi. Karena itu ranah mereka. Sehingga aparat sendiri yang menjual amunisi. Karena itu KNPB nyatakan aparat militer di tanah Papua adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),” katanya.
Dikatakan, bagaimana mungkin setiap saat gerilyawan melakukan penembakan terus menerus setiap waktu. Padahal amunisinya tidak ada. Kalaupun ada itu hanya ada di dalam senjata yang mereka rampas. Sehingga kalau berfikir secara logis maka gerilyawan tidak punya stok amunisi.
“Jadi jangan tuduh orang Papua yang sedang bergerilya di hutan dengan istilah KKB, KSB, OTK dan lain-lain. Istilah itu cocoknya digunakan untuk aparat TNI/Polri yang menjual amunisi itu maupun institusi TNI dan Polri,” ungkap Logo kepada Jubi.
Logo juga mengatakan, pemerintah berencana untuk menambah Kodam di Provinsi Papua Barat. Jika itu benar dilakukan, maka tidak menutupi kemungkinan kelompok KKB, KSB, OTK dan kelompoknya akan ada di provinsi Papua Barat.
“Ya, itu kan ranah bisnis mereka. Jadi istilah-istilah akan bermunculan juga setelah pemerintah membuka Kodam baru di Papua Barat. Ini terjadi karena kesejahteraan mereka tidak diperhatikan. Contoh, kalau gaji perbulan 10 juta, tapi dengan jual amunisi bisa dapat 15-20 juta sekali jual. Kalau begini siapa yang tidak mau?” ungkapnya.
Jadi kata dia, harusnya yang musti dilihat itu bukan orang yang melakukan penembakan tapi lihat otaknya siapa.
Sementara itu, tidak lama ini, kepada awak media di Jayapura, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FUKB) provinsi Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk, mengatakan, dirinya mendukung langkah tegas untuk menindak oknum aparat keamanan yang menjual senjata maupun amunisi kepada kelompok bersenjata di Papua.
“Ya, saya mendukung langkah tegas itu untuk memberantas oknum anggota yang menjual amunisi. Itu dari dulu saya bilang. Jika ada oknum-oknum tertentu yang melakukan, itu harus diberantas,” tegas Pdt. Biniluk. (Arnold Belau)

Sumber : Jubi

KNPB PUSAT, SENTANI DAN NUMBAY

KNPB PUSAT, SENTANI DAN NUMBAY
MENGADAKAN IBADA PERAYAAN INJIL MASUK TANAH PAPUA YANG KE 160 DI TANAH PAPUA AND SEKALIGUS DUKUNGAN KEPADA ULMWP UNTUK MENGAJUKAN APLIKASI ATAU LAMARAN WEST PAPUA KE SEKERTARIATAN MSG 05 FEBURUARI 2015.
===================================================

Thema: “ DENGAN NAMA TUHAN WEST PAPUA MENGAJUKAN LAMARAN KE MSG”
5 Februari 1855, adalah awal peradapan manusia Papua, disinilah manusia Papua mengenal jati diri sebagai manusia yang bermartabat melalui dua rasul Ottow dan Geisler di Mansinam.Mnukwar, masuknya dua rasul Ottow dan Geisler meletakkan peradapan Manusia Papua

Hal telah terbukti dengan nubuatan Pdt Ishak Semuel Kijne pada tanggal 25 Oktober 1925 dalam pengabaran berita keselamatan dan kebebasan Manusia Papua. Pdt. Ishak Semuel Kijne pernah bernubuat di atas batu Aitumeri di Wondama mengatakan bahwa, “diatas batu ini saya meletakan peradaban orang Papua, ( sekalipun Orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi dan marifat tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini. Bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri.
Berdasarkan Nubuatan Ishak Kenye maka dua orang yang datang ke Pulau Mansinam West Papua bukan hanya bebicara pegabaran ini semata namun sesunggunya Pdt Ishak Semuel Kijne berbicara tentang Nasib bangsa Papua ke depan. Peradaban Pdt Ishak Semuel Kijne titipkan kepada gereja pada umumnya dan lebih khusus kepada GKI.

Maka tanggal, 04 Feburari 2015 rakyat Papua bersama KNPB menagadakan ibada perayaan injil masuk di tanah papua sekaligus Ibada dukungan kepada ULMWP untuk mengajukan aplikasi West Papua ke sekertariatan MSG, di sekertariatan KNPB Pusat. Ibada dukungan ini digabung dengan KNPB wilayah Sentani and Numbay. Ibadah ini jalan aman and tertip sampai selesai.

Demikian Ibadah dukungan KNPB Pusat, wilayah Numbay dan Sentani bersama rakyat Papua. 






 Doc Foto by Mecky. Y

Sumber : KNPB Pusat

Lihat Video Dukungan KNPB dan PRD TIMIKA

Ribuan Masa Rakyat Timika, Memperingati dan Mendukung UNITED LIBERATION MOVEMENT for WEST PAPUA


Baca  selengkapnya klik ini : Berita Lengkap

Lihat Foto lengkap klik ini : FOTO - KNPB TIMIKA

 

KNPB-PRD TIMIKA MENDUKUNG PENDAFTARAN ULMWP KE MSG DIVANUATU



 


Sumber : Andy. O

Ribuan Rakyat Timika, Memperingati & Mendukung ULMWP (Foto)

Timika—Sesuai dengan Seruan Umum KNPB Pusat tentang doa dan Puasa untuk mendukung United Libaration Movement For West Papua (ULMWP) atau Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat, akan mendaftarkan West Papua sebagi anggota di sekertariat MSG di Vanuatu
Baca selengkapnya di : ribuan-masa-rakyat-timika-memperingati

Dibawah ini foto-foto dukungan :


































Doc Photo by Andy

Sumber : Andy Ogobay

Ribuan Massa Rakyat Timika, Memperingati dan Mendukung ULMWP, WEST PAPUA Masuk Dalam MSG

Timika—Sesuai dengan Seruan Umum KNPB Pusat tentang doa dan Puasa untuk mendukung United Libaration Movement For West Papua (ULMWP) atau Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat, akan mendaftarkan West Papua sebagi anggota di sekertariat MSG di Vanuatu.

“Dengan Nama Tuhan West Papua Mengajukan Lamaran Ke MSG”, Pada Hari ini tanggal 05 Februari, adalah memon sejarah bagi rakyat Papua, maka rakyat Papua Wilayah Timika mediasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Penanggung jawab Politik Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Bomberay dengan sepenuh hati memperingati dan mendukung melakukan Doa ibadah Bersama dan aksi mimbar bebas di lapangan Jayanti sampan Timika.
Sekitar pukul 6.00 waktu Timika, Tentara dan Brimod Polisi dengan alat senjata memakai Mobil Truk dan Mobil Patroli menguasai menutupi jalan-jalan masuk lapangan Jayanti, dimana rakyat Timika melakukan Ibadah doa bersama dan aksi Mimbar Bebas. Kemudian sekitar pukul 0. 6.00 – 07.00 Waktu Papua masa mulai berdatangan berkumpul di Jayanti masa aksi semakin banyak.
Pada Pukul 08.00 Waktu Timika Ibadah Doa dan aksi Mimbar bebas mulai, saat mulai aparat penegak hukum yakni Tni-Polri mulai melakukan aksi menakuti masa aksi yang dating dilapangan Jayanti dengan Bahasa bahwa “kalian Pulang untuk apa kalian datang kesini” saat ibadah Polisi dengan suara pembesar menyeluarkan “Hee ibadah Tu hasus singkat klu kalian lama-lama maka kita akan tangkap kalian semua Kata Kabag Operasi Polres Mimika Kompol Agus Karowa.
Ibadah selesai, Ketua KNPB Wilayah Timika Steven Itlai Menjelasakan Tiga agenda terkait dengan kegiatan ini yakni:
Pertama, Secara resmi hari ini, United Libaration Movement For West Papua (ULMWP) atau Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat, akan mendaftarkan West Papua sebagi anggota di sekertariat MSG di Vanuatu.
Kedua, Momentum Perayaan 5 Februari 1855-2015 masuknya Injil di Pulau Mansinam, sekitar 160 tahun Lalu. disinilah manusia Papua mengenal jati diri sebagai manusia yang bermartabat melalui dua rasul Ottow dan Geisler di Mansinam. Pdt Ishak Semuel Kijne pada tanggal 25 Oktober 1925 dalam pengabaran berita keselamatan dan kebebasan Manusia Papua.
Diatas sebuah batu- Pdt. Ishak Semuel Kijne pernah bernubuat di Aitumeri Myei di Wondama mengatakan bahwa, “diatas batu ini saya meletakan peradaban orang Papua, “ Sekalipun Orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi dan marifat tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini. Bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri”.
Ketiga, Rakyat Papua di Timika dukacita yang lebih mendalam atas kepergian Tokoh Karismatik Pembela Ham di Tanah Papua Wakil Uskup Timika Pastor Nato Gobay, Wafat pada Minggu (1/2/15), sekitar Pukul 13:00 waktu setempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, Papua. Dan hari ini juga ibadah pelepasan disemayamkan dilokasi keuskupan jl. Cenderawasih SP II.

Sekitar Pukul 10;00 Waktu Papua, Polisi mulai memaksa untuk membubarkan secara Paksa, masa aksi tetap tenang untuk pulang kembali ke Kantor KNPB-PRD, sudah mulai kordinasi antar kordinator lapangan dan pihak kepolisian sehingga masa dengan Aman tertip pulang menuju kantor untuk melanjutkan kegiatan lain.

Sampai Pukul 11:00 masa aksi kembali tiba di kantor, selanjutnya Kordinator aksi memintah masa aksi melakukan waita dan bese selama 15 menit, seusai waita bese, dilanjutkan dengan Arahan dan saran dari penjelasan dari Ketua KNPB dan ketua PRD wilayah Timika. Selanjutnya sekitar pukul 12:00 Ibadah dan Aksi mimbar Bebas di Tutup, masa aksi Pulang dengan tertib.
Lihat Foto dibawah ini atau klik link ini : Foto Aksi

KNPB-PRD Timika
Sumber : Andy

AKSI DUKUNGAN PRD DAN KNPB WILAYAH BIAK

AKSI DUKUNGAN PRD DAN KNPB WILAYAH BIAK TERHADAP PENDAFTARAN ULMWP KE SEKERTARIAT MSG DI VANUATTU

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Biak mengadakan aksi dukungan terhadap ULMWP mendaftarkan West Papua ke sekertariat MSG dalam bentuk ibadah syukuran di sekertariat KNPB wilayah Biak di Darfuar.
Ibadah syukuran yang dihadiri oleh seluruh Badan Pengurus KNPB wilayah Biak , 09 pengurus KNPB sektor serta seluruh anggota Parlemen dari 09 fraksi yang tersebar di wilayah biak. 

Ibadah syukuran tersebut dilaksanakan pada hari ini Rabu 04 Februari 2015, Ibadah syukuran dimulai pada pukul 10.00 sampai dengan berakhir pada 16 .00 WPB. 



Ibadah syukuran dipimmpin oleh Pdt. Yason Marisan, dalam kotbahnya, Pdt. Marisan mengatakan hari ini kita harus bersyukur kepada Tuhan karena ULMWP mendaftarkan West Papua ke Sekertariat MSG tidak terlepas dari campur tangana Tuhan, sehingga hari ini kita mengadakan ibadah dukungana atas pendaftaran ULMWP mendaftar ke MSG. Lebih lanjut pdt Marisan mengatakan jangan takut untuk berjuang sebab Tuhan juga ikut bekerja dalam perjuangan kita tegasnya.

Dalam ibadah dukunga Ketua Parlement Rakyat Daerah (PRD) Apolos Sroyer mengatakan kami rakyat Papua wilayah Biak mendukung penuh ULMWP mendaftarkan West Papua ke MSG. Ketua Parlemet mengatakan seluruh Rakyat Papua harus Mendukung apa yang dilakukan oleh ULMWP.

Kemudian Ketua KNPB wilayah Biak Yuliannus Mandowen mengatakan rakyat Papua jangan takut untuk berjuang demi hak penentuan nasib sendiri ( SELF DETERMINATION) lebih lanjut ketua KNPB biak mengatakan kami rakyat Papua wilayah Biak menolak dialog Jakarta Papua dan referendum harus terjadi di Papua Barat.
Ada beberapa poin menjadi dukungan dan tuntutan adalah :

1. Kami Papua Barat wilayah Biak mendukung penuh terhadap ULMWP mendaftarkan West Papua ke sekertariat MSG

2. Kami Rakyat Papua Barat menolak semua kebijakan pemerintah Indonesia di Papua Barat, dalam bentuk apa pun termasuk Dialog Jakarta Papua dan segera menggelar Referendum di Papua Barat 


3. Menyongsong 160 tahun perayaan Injil masuk 5 Februari 1855 -2015 dengan nama Tuhan West Papua mengajukan lamaran ke MSG


Setelah membacakan pernyataan sikap pada pukul 16.00 WPB ibadah ditutup secara resmi dan dilanjutkan makan bersamaa serta panggung hiburan.

Lihat Foto :
Sumber : Nesta

KNPB Merauke, HUT PI & Dukungan Pendaftaran

PERAYAAN PEKABARAN INJIL MASUK DI TANAH PAPUA 5 FEBRUARI 1855-2015 DAN DUKUNGAN PENDAFTARAN WEST PAPUA DI MSG.

Merauke, 04 Februari 2015

Sesuai dengan arahan nasional BPP KNPB kepada KNPB Daerah – daerah terkait pelaksanaan doa dan puasa pada tgl 04 Februari 2015 dalam rangka memperingati HUT pekabaran Injil Masuk ditanah Papua dan mendukung ULMWP mendaftarkan West Papua di MSG 5 Februari 2015.

Sehingga kami badan pengurus KNPB dan PRD Wilayah Merauke dalam rangka menyikapi arahan BPP KNPB yang dimaksud maka, kami pada Hari Sabtu, 31 Januari 2015 melaksanakan pertemuan dengan kesepakatan bersama untuk melakukan aksi doa bersama di Kantor PRD & Sekretariat KNPB Wilayah Merauke dan memasukan ujud doa kepada Dedominasi Gereja-gereja di Merauke untuk didoakan pada perayaan Injil masuk di Tanah Papua 5 Februari 2015, serta mengundang NRFPB dan WPNCL untuk doa bersama dengan alasan bahwa ULMWP adalah wadah bersama kami yang mewakili rakyat Bangsa Papua Barat untuk mendaftar di MSG sehingga kami harus mendukung secara bersama. Sesuai dengan hasil pertemuan kami maka, kami menyiapkan semua kegiatan dan mengundang NFRPB & WPNCL namun dalam kegiatan doa bersama yang hanya dapat hadir dari NFRPB.

Kegiatan doa bersama kami lakukan pada jam 08.00 – 11.00 WPB, kegiatan doa di pimpin oleh pendeta Jhon Emola dari gereja GKI Pison dan disertai dengan doa permohonan dalam bahasa daerah suku-suku yang ada di selatan. Setelah itu Pembacaan hasil deklerasi Saralana secara terbuka Oleh Wakil Ketua Parlemen Nasional West Papua (PNWP) Tuan. Eliesr Anggaynggom dan setelah itu sambutan atau pembacaan pernyataan KNPB oleh ketua KNPB Wilayah Merauke Tuan. Gento Emerikus Dop, dan selanjutnya sambutan oleh perwakilan NRFPB, Bapak Yohanis Petrus Kamarka dan sambutan yang terahir oleh Parlemen Rakyat Daera (PRD) Wilayah Merauke Ny. Panggrasia Yeem.
Kegiatan dalam rangka HUT pekabaran Injil yang ke – 160 di Tanah Papua pada tanggal, 05 Februari 2015 dan sekaligus mendukung perwakilan Bangsa Papua Barat yang tergabung dan bersatu dalam kelompok nasional yaitu United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) yang secara resmi akan mendaftarkan West Papua di sekretariat Melanesion Spearhead Group (MSG) di Negara Vanuatu pada tgl, 05 Februari 2015 berjalan dengan baik hingga selesai walaupun dijaga ketat oleh gabungan TNI/POLRI.





Demikian laporan singkat kami dan foto-foto kegiatan kami.

 kegiatan doa dan dukugan telah mengundang Pimpinan NRFPB, bersama megikuti perayaan dalam rangka memperingati HUT ke 160 Pekabaran Injil masuk di Tanah Papua 05 Februari 1855-2015 dan mendukung pendaftaran West Papua secara resmi di MSG pada tgl 05 Februari 2015. Salam

Sumber : Nesta